HALOABAR.CO – Pada peringatan Hari Sumpah Pemuda, Gema Keadilan Kabupaten Bandung Barat (KBB) menyoroti Perda Nomor 4 Tahun 2020 Tentang Pembangunan Kepemudaan.
Sekretaris Gema Keadilan KBB, Roni Dahroni mengatakan, momentum Sumpah Pemuda harus dijadikan oleh para pemuda di KBB untuk lebih berperan dalam pembangunan.
“Di momen Sumpah Pemuda ini secara psikologis Gema Keadilan mengajak unsur kepemudaan lainnya untuk ikut benahi bersama Bandung Barat,” kata Roni, Selasa 29 Oktober 2024.
BACA JUGA: Debat Perdana Pilkada KBB, Paslon Hanya Diperbolehkan Bawa 30 Pendukung ke Lokasi
Menurutnya, benahi di sini selaras dengan visi misi pasangan Bupati/Wakil Bupati, Didik Agus T-Gilang Dirga. Sehingga sudah selayaknya sebagai sayap partai PKS, maka Gema Keadilan akan menjadi pemberi masukan agar bupati terpilih untuk merealisasikan Perda Pembangunan Kepemudaan di KBB.
Roni menyebutkan, arti benahi sebagai misi pasangan DILAN mengandung arti yang sangat universal. Kontribusi peran pemuda di Pilkada hari ini pun seharusnya lebih serius karena menurut data hampir lebih dari 50% pemilih di Pilkada tahun ini isinya kalangan muda milenial dan gen z.
Gema Keadilan juga ke depannya ingin ikut berperan dalam pembangunan khusus di KBB. Diharapkan DILAN bisa menang eksekutif sehingga komunikasi antara legislatif dan eksekutif bisa berjalan lancar.
BACA JUGA: Gakkumdu Bawaslu KBB Periksa Kepala Desa yang Diduga Mendukung Salah Satu Paslon
Roni yakin komunikasi politik akan lancar jika pasangan DILAN memenangi pilkada 2024 dengan legislatif yang dipimpin juga oleh politisi PKS.
Contoh saat pemerintahan Abubakar komunikasi antara eksekutif dan legislatif yang dipimpin Aa Umbara relatif lancar karena satu gerbong partai.
Roni berharap, masyarakat secara umum bisa turut menakar bahwa Bupatinya harus dari PKS karena ketua dewannya juga dari PKS agar pembangunan bisa berkesinambungan dengan komunikasi politik yang lancar.
“Jika satu gerbong kan komunikasi mudah tidak penuh dengan drama politik,” pungkasnya.***







