30 Tahun Rumah Ani Rusak, Akhirnya Dibantu Perbaikan oleh Polres Cimahi

Polres Cimahi Rumah Rusak
Polres Cimahi memperbaiki rumah tidak layak huni milik keluarga Anih (75) di Kampung Cuhcur, RT 03/01, Desa Ciburuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. (Adi Haryanto/HALOJABAR.CO)

HALOJABAR.CO – Polres Cimahi memperbaiki rumah tidak layak huni milik warga Kampung Cuhcur, RT 03/01, Desa Ciburuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Kondisi rumah yang tidak layak karena rusak dan banyak bocor ketika hujan turun, membuat rumah tersebut tidak aman bagi penghuninya. Namun keterbatasan ekonomi membuat pemiliknya tidak mampu untuk memperbaikinya.

Kapolres Cimahi AKBP Tri Suhartanto mengatakan perbaikan rumah milik Anih (75) itu sebagai bentuk kepedulian polisi kepada masyarakat yang membutuhkan khususnya di wilayah hukum Polres Cimahi.

“Setiap 5 tahun, rumah Mak Anih didatangi orang bilangnya mau diperbaiki tapi enggak ada realisasinya. Kami memperbaiki ini bukan karena ada niat lain, tapi murni membantu dan hadir untuk masyarakat yang membutuhkan,” ucapnya, Rabu 18 Desember 2024.

Sementara Anih mengaku bersyukur rumahnya ada yang memperbaiki. Dia kini tidak khawatir lagi lantaran rumahnya yang bocor dimana-mana bahkan nyaris ambruk sudah selesai dipugar dan berdiri lebih kokoh.

BACA JUGA: Baznas RI dan KBB Perbaiki Rutilahu Milik Warga Kurang Mampu

Dirinya beruntung sebab tak perlu mengeluarkan uang sama sekali dalam proses bedah rumah tersebut. Ia dan anak bungsunya, Junaedi (37) kini tinggal menikmati rumah yang sudah diperbaiki oleh Polres Cimahi.

Rumah yang dulunya lebih mirip gubuk berdinding bilik bambu itu kini jadi tempat tinggal yang nyaman buat Anih dan Junaedi. “Alhamdulillah senang sekali, sekarang rumahnya sudah jadi diperbaiki Pak Kapolres Cimahi,” ucap Junaedi, Rabu 18 Desember 2024.

Menurutnya sudah 30 tahun lamanya dia dan ibunya mendiami rumah yang dibangun di atas lahan hasil pembelian dari adiknya. Puluhan tahun berselang, baru kali ini rumahnya mendapatkan sentuhan perbaikan.

“Kemarin pas diperbaiki saya tinggal di rumah kakak dulu. Sekarang rumahnya sudah enggak bocor, lebih bagus, bersih,” kata dia.

Rumah itu fisiknya baru, namun dalamnya akan tetap sama seperti dulu. Tak ada barang elektronik satu pun sebagai media hiburan penghuninya. Sudah punya lampu sendiri juga Junaedi dan Anih amat bersyukur.

“Enggak ada perabotan baru, paling sama seperti dulu, sekarang mau beres-beres dulu,” ujarnya.***