HALOJABAR.CO – Seorang calon jemaah haji asal Kabupaten Bandung Barat (KBB), gagal berangkat ke Tanah Suci dikarenakan sedang sakit. Akibatnya keberangkatan yang semestinya tergabung di kloter 17 menjadi ditunda.
Kepala Kantor Kementerian Agama KBB, Tedi Ahmad Junaedi mengatakan, calon jemaah haji itu harusnya berangkat menuju Embarkasi Haji Bekasi pada Kamis 8 Mei 2025 bersama ratusan calon jemaah haji lainnya.
“Di kloter 17 dari KBB totalnya ada 442 orang, tapi 1 calon jemaah haji gagal berangkat karena sakit, jadi ditunda,” ucapnya, Sabtu 10 Mei 2025.
Tedi mengatakan, satu calon jemaah haji tersebut bisa diberangkatkan ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji tahun depan jika memungkinkan.
“Ya kalau berharap berangkat dan sakitnya sembuh itu langsung berangkat tahun depan,” sambungnya.
BACA JUGA: Rombongan Calon Jemaah Haji Pertama Asal KBB Dilepas, Tergabung di Kloter 17
Secara keseluruhan calon jemaah haji yang diberangkatkan dari Bandung Barat tahun ini mencapai 1.225 orang yang terbagi ke dalam tiga kloter. Bandung Barat mendapatkan jatah tambahan dari Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Provinsi Jawa Barat.
“Tahun ini yang diberangkatkan 1.225 orang, yakni di Kloter 17 ada 441 orang, kemudian kloter 45 ada 442 orang dan sisanya itu gabungan dengan Kota Bandung di kloter 54,” sebut Tedi.
Dari total calon jemaah haji asal Bandung Barat, yang masuk kategori lanjut usia atau lansia mencapai 69 orang dan paling tua usianya 94 tahun. Pihaknya memberikan perhatian khusus bagi calon jemaah haji kategori tersebut.
Dirinya memberikan pesan khusus kepada calon jemaah haji saat puncak ibadah haji atau wukuf di Arafah. Jemaah haji diimbau menjaga kesehatan dengan mengonsumsi asupan cairan yang cukup dan mengurangi kegiatan fisik.
“Imbauannya jaga kesehatan, jaga pola makan. Kemudian sebelum puncak ibadah haji jangan over aktivitas,” pungkasnya.***







