13 Orang Meninggal Akibat Ledakan Amunisi di Garut, Dedi Mulyadi Sampaikan Belasungkawa

ledakan garut dedi mulyadi
Ilustrasi ledakan. (Joshgmit/Pixabay)

HALOJABAR.CO – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan belasungkawa atas musibah ledakan amunisi yang menyebabkan 13 orang meninggal.

Ledakan itu terjadi saat upaya pemusnahan amunisi kedaluwarsa di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Senin 12 Mei 2025.

“Kami atas nama Pemprov Jabar menyampaikan duka yang mendalam atas meninggalnya empat anggota TNI dan sembilan warga sipil dalam musibah kecelakaan pemusnahan amunisi tak terpakai di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong Kabupaten Garut,” ujarnya.

KDM, sapaan akrab Dedi Mulyadi, mengungkapkan rasa prihatin dan mendoakan semua amal ibadah korban diterima di sisi Allah SWT.

BACA JUGA: Kinerja Dinilai Positif, Bapenda: Dukungan Kang Dedi Mulyadi Berperan Penting

“Semoga amal ibadah diterima Allah SWT dan keluarga diberikan ketabahan,” ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat Jabar memanjatkan doa bagi para korban yang meninggal dengan mengirimkan doa.

Untuk diketahui, pada Senin (12/5/2025) pagi terjadi ledakan amunisi dimana menyebabkan 13 orang meninggal terkena pecahan amunisi.

Empat orang meninggal dari anggota TNI adalah Kolonel Antonius Hermawan, Mayor Anda Rohanda, Kopda Eri Dwi Priambodo dan Pratu Aprio Setiawan.

Sementara warga sipil antara lain Iyus Ibing, Erus Setiawan, Iyus (Cimerak), A Toto, Endang, Ipan, Anwar, Agus, dan Dadang.***