Cuaca di Arab Saudi Ekstrem, Pj Sekda Cimahi Minta Calon Jemaah Haji Siapkan Fisik dan Kesehatan

jemaah haji cimahi
Calon jemaah haji diminta menyiapkan stamina dan fisik dalam menghadapi kondisi cuaca di Arab Saudi yang panas dengan suhu bisa mencapai 46 derajat celsius. (Adi Haryanto/HALOJABAR.CO)

HALOJABAR.CO – Calon jemaah haji asal Kota Cimahi diingatkan untuk senantiasa menjaga kondisi fisiknya saat menunaikan semua aktivitas ibadah haji. Pasalnya suhu udara di Arab Saudi bisa menyentuh angka 46 derajat celsius.

“Jaga kesehatan dan bersabar, karena cuaca di sana panas, jadi harus mempersiapkan fisik dan mental,” kata Penjabat Sekretaris Daerah (Pj) Sekda Kota Cimahi, Maria Fitriana, saat melepas calon haji Cimahi akhir pekan lalu.

Dia berpesan kepada calon jemaah haji terkait kesiapan mental dan disiplin dalam menjalani ibadah. Mereka juga agar mendahulukan amalan-amalan yang wajib, mengingat kondisi cuaca yang ekstrem.

Selain itu bagi calo jemaah haji yang berangkat pada gelombang pertama, mesti menunggu waktu cukup lama hingga pada hari H pelaksanaan haji. Sehingga harus benar-benar menjaga kondisi kesehatannya.

“Dahulukan yang wajib-wajibnya karena gelombang pertama ini menunggu sampai wajibnya (hari H) nanti cukup lama,” tandasnya.

BACA JUGA: Satu Orang Calon Jemaah Haji asal KBB Gagak Berangkat ke Tanah Suci, Ini Penyebabnya

Dikatakannya, pada saat ini suhu udara di Arab Saudi yang mencapai 46 derajat menjadi tantangan tersendiri bagi para jemaah. Semoga semua calon jemaah haji asal Cimahi bisa beradaptasi dan tidak menghadapi kendala cuaca.

Sementara itu Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama, Prof. Hilman Latief menyebutkan, setidaknya hingga saat ini ada sebanyak lebih dari 60.000 jemaah Indonesia telah tiba di Arab Saudi dalam gelombang pertama pemberangkatan.

“Calon jemaah haji dari Cimahi gelombang pertama tiba di Madinah dan tinggal di sana 8-9 hari,” sambungnya.

Dirinya juga menekankan pentingnya pelayanan optimal dari para pembimbing dan petugas haji. Hal itu untuk memastikan jemaah dapat menjalankan ibadah dengan nyaman dan aman.

“Mudah-mudahan teman-teman para pembimbing, petugas juga memberikan satu layanan yang bagus dan baik untuk jemaah kita,” pungkasnya.***