Pemkot Cimahi Minta Panitia Kurban Tak Pakai Kantong Plastik Sebagai Bungkus Daging

Idul Adha Plastik
Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudhistira. (Adi Haryanto/HALOJABAR.CO)

HALOJABAR.CO – Panitia penyelenggara pemotongan hewan diimbau tidak menggunakan kantong plastik untuk membungkus daging pada momen Idul Adha 1446 Hijriah.

Hal itu demi keamanan dan kesehatan daging kurban serta untuk mengurangi sampah plastik usai peringatan Idul Adha nantinya.

“Kepada seluruh masyarakat, termasuk Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), pengurus, serta panitia Iduladha di seluruh wilayah Kota Cimahi, diminta untuk tidak menggunakan plastik,” kata Wakil Wali Kota Cimahi, Adhitia Yudhistira, Kamis 5 Juni 2025.

Pihaknya menyarankan kemasan daging kurban dengan menggunakan bahan alami seperti besek yang dilapisi daun pisang.

Sebab selain lebih ramah lingkungan, daun pisang juga memberikan efek positif terhadap kualitas daging kurban.

“Kita coba mulai dari sekarang menggunakan bahan-bahan yang ramah lingkungan, seperti besek yang dilapisi oleh daun pisang yang bisa membuat efek si daging ini bisa lebih empuk dan lembut,” sambungnya.

BACA JUGA: Dispernakan KBB Periksa 12.922 Hewan Kurban, Naik Dibandingkan Tahun Lalu

Dia menegaskan, imbauan tersebut bukan sekadar seruan namun bakal diperkuat dengan surat edaran yang sudah disiapkan Wali Kota Cimahi.

Surat edaran tersebut bakal didistribusikan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga aparat wilayah.

“Nanti ada surat edaran dari pak Wali Kota dan kalau sudah ada akan dibawa kepada seluruh OPD termasuk ke aparat wilayah untuk mensosialisasikan kepada warga,” ujarnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi, Chanifah Listayrini menambahkan, imbauan pengurangan penggunaan plastik telah dilakukan setiap tahun dan bukan hanya kali ini.

Pihaknya mendorong penggunaan kemasan ramah lingkungan, seperti besek dari PPT (Pusat Pelatihan dan Teknologi), daun, atau mengajak warga membawa wadah sendiri saat mengambil daging kurban.

“Jadi kalau bisa, menggunakan kemasan yang ramah lingkungan, bisa menggunakan PPT atau besek atau mungkin daun, atau mungkin wadah sendiri-sendiri,” tuturnya.***