HALOJABAR.CO – Milad ke-8 Kasih Palestina menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas terhadap bangsa Palestina yang sampai sekarang masih berada dalam belenggu penjajahan zionis Israel.
Yayasan Kasih Palestina menggelar rangkaian kegiatan milad ke-8 bertajuk ‘Dari Luka Menjadi Bahasa Cinta’ yang dihadiri lebih dari 500 orang di Luminor Hotel, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung pada Sabtu, 29 November 2025.
Milad ke-8 Kasih Palestina, juga dihadiri Abdur Arysad (komika dan aktor Indonesia), Ustazah Umi Pipik, Muhammed AS Algoul (penulis buku dan influencer Palestina), serta Angga Johan Saputra (storyteller).
Berbeda dengan milad Kasih Palestina sebelumnya, Direktur Kasih Palestina, Nandang Cahya mengatakan, kali ini dirayakan dengan melibatkan lebih banyak Gen Z.
Para Gen Z sengaja dilibatkan, salah satunya sebagai upaya Kasih Palestina untuk memupuk rasa solidaritas kepada bangsa Palestina sejak dini.
Nandang menegaskan, atas nama kemanusiaan, bangsa Indonesia harus terus memberikan dukungan untuk membantu rakyat Palestina merdeka dari segala penderitaan yang berkepanjangan akibat agresi Israel.
Meski sudah gencatan senjata, Israel masih menembaki warga sipil. Wilayah Palestina, khususnya Gaza sampai sekarang masih jadi sasaran Israel untuk dihancurkan, rumah dan sekolah diratakan, bahkan anak-anak dan perempuan terus menjadi korban.
BACA JUGA: Kasih Palestina Siapkan Program Beasiswa bagi Pemuda Palestina untuk Kuliah di Indonesia
Karena itu, kata Nandang, sangat penting menanamkan pengetahuan tentang Palestina dan melawan segala bentuk penjajahan kepada Gen Z.
“Tahun sebelumnya hanya seremonial saja dan untuk tahun ini kita coba dengan format baru, di mana kita ingin mendekatkan diri dan merangkul para generasi muda, terutama Gen Z. Makanya dibuat acara seperti ini,” kata Nandang.
“Kita ingin memberikan edukasi kepada Gen Z tentang Palestina. Bahwa Palestina yang sudah sekian lama terjajah. Masalah di kita, Gen Z ini paling berapa persen yang tahu masalah ini, walaupun mereka mungkin dari media sangat terbuka untuk mengakses (informasi) tentang Palestina.”
“Tapi kita hadir sebagai lembaga untuk memberikan mereka edukasi tentang Kepalestinaan. Sehingga ketika mereka besar nanti, mereka menjadi orang-orang yang berkontribusi untuk kemerdekaan Palestina,” katanya.
Komika, Abdur Arsyad mengapresiasi upaya Kasih Palestina menanamkan solidaritas untuk bangsa Palestina kepada Gen Z.
Menurutnya, cara-cara yang dilakukan Kasih Palestina cukup efektif, karena dukungan kepada Palestina tidak harus melalui aksi turun ke jalan, juga lewat edukasi tentang isu-isu kemanusiaan.




