Bey Machmudin Jenguk Atlet Terjun Payung Jabar Yazella Agustin yang Kecelakaan saat Latihan

Yazella Agustin
Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin beserta istri, Amanda Soemedi, didampingi Kepala Dispora Jabar dan Ketua KONI Jabar menjenguk atlet terjun payung Yazella Agustin patah kaki di RSUD Zaenul Abidin, Kota Banda Aceh, Selasa 10 September 2024. (Yogi Prayoga/Dokpim Jabar)

HALOJABAR.CO – Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengunjungi atlet terjun payung asal Jabar Yazella Agustin yang mengalami kecelakaan saat latihan di RSUD Zaenul Abidin, Kota Banda Aceh, Aceh, Selasa 10 September 2024.

Yazella Agustin mengalami patah pergelangan kaki kanan saat menjalani latihan lomba di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumatra Utara 2024.

Dalam kunjungannya, Bey menyampaikan harapannya agar Yazella segera pulih sehingga dapat kembali berkompetisi.

“Perjalanan masih panjang, semoga lekas sembuh,” ujar Bey Machmudin.

BACA JUGA: Bey Machmudin Hadiri Pembukaan PON 2024 di Stadion Harapan Bangsa Banda Aceh

Ia juga menanyakan kepada tim medis terkait masa pemulihan atlet tersebut, yang diperkirakan membutuhkan waktu satu hingga dua bulan.

Sebagai bentuk kepedulian dan dukungan, Bey juga memberikan santunan kepada Yazella Agustin untuk membantu biaya perawatan dan pemulihan.

“Kami terus memberikan dukungan agar atlet ini mendapatkan perawatan terbaik dan semoga Yazella segera pulih sehingga bisa kembali mengharumkan nama Jawa Barat,” kata Bey.

Kecelakaan yang dialami Yazella terjadi di Lanud Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh, Senin 9 September 2024, pukul 08.05 WIB.

BACA JUGA: Persib Gugat Luis Milla ke Pengadilan Arbitrase Olahraga, Kenapa?

Saat itu, Yazella sedang menjalani sesi latihan nomor Ketepatan Mendarat Beregu Putri. Ketika mendarat dari ketinggian 4.600 kaki, pendaratan yang tidak sempurna mengakibatkan patah pergelangan kaki bagian kanan.

Berdasarkan laporan dari Ketua Bidang Pertandingan atau Meet Director dan Komandan Wing I Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) Kolonel Pas Helmi Ardiyanto Nange, parasut yang digunakan Yazella dalam kondisi baik dan proses penerjunan berlangsung normal.

Namun, saat pendaratan, kaki kanan Yazella tidak menapak sempurna yang menyebabkan cedera tersebut.***