Upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat turut dilakukan melalui bantuan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebesar Rp50 juta, serta program kambing perah “Mustahik to Muzakki” senilai Rp50 juta yang bertujuan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat.
Bio Farma juga memberikan perhatian kepada kelompok rentan melalui santunan bagi penyandang disabilitas sebesar Rp25,5 juta, serta dukungan bagi dua rumah singgah dengan total bantuan sebesar Rp20 juta.
Salah satu penerima manfaat program beasiswa, Riza Khoiriul Amri, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh Bio Farma.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bio Farma atas dukungan yang diberikan kepada Rumah Binaan. Melalui program ini, kami para mahasiswa, khususnya yang merantau dari daerah, mendapatkan lingkungan yang suportif untuk berkembang, baik dalam pembinaan keislaman maupun pengembangan keterampilan,” ujarnya.
Lebih dari sekadar kegiatan berbuka puasa bersama, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa keberadaan Bio Farma sebagai BUMN yang bergerak di sektor kesehatan memiliki tanggung jawab sosial untuk terus hadir dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Melalui berbagai program TJSL yang dijalankan secara berkelanjutan, Bio Farma berupaya memperkuat kontribusinya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendukung terciptanya ketahanan kesehatan nasional yang lebih kuat dan inklusif.



