Pendataan awal dan evakuasi korban terdampak dilakukan secepat mungkin untuk meminimalkan risiko korban jiwa.
“Prioritas utama adalah menyelamatkan nyawa dan memastikan keselamatan warga,” ungkapnya.
Memberikan pendampingan
Anne menjelaskan pula bahwa BPBD Jabar memberikan pendampingan dan dukungan yang komprehensif kepada penduduk terdampak bencana di Sukabumi dan Cianjur.
Keterlibatan ini bertujuan meningkatkan efisiensi dalam penanganan bencana serta meminimalkan dampak lebih lanjut bagi masyarakat.
Selain itu, dalam upaya penanganan darurat bencana ini BPBD Jabar juga melaksanakan inventarisasi dan pemetaan logistik secara rinci agar bantuan dapat tersampaikan dengan cepat dan tepat sasaran.
Tim logistik berkoordinasi dengan petugas di lapangan untuk memastikan bahwa distribusi dilakukan secara sistematis dan tidak ada yang terlewatkan.
“Efisiensi ini memungkinkan penanganan yang maksimal dalam kondisi darurat, mengurangi risiko buruk yang lebih lanjut bagi korban bencana,” terangnya.
Anne menambahkan, BPBD Jabar juga bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah pusat dan masyarakat serta dunia usaha untuk memobilisasi sumber daya tambahan.
Dukungan logistik ini memastikan bahwa kebutuhan dasar korban terpenuhi selama masa darurat.
Dengan kesiapan yang matang dalam hal logistik, diharapkan proses pemulihan awal dapat berjalan lebih lancar, membantu masyarakat kembali ke kehidupan normal.***







