Salah satu perusahaan asal China yang sudah berinvestasi di kawasan Subang, adalah pabrikan kendaraan listrik BYD.
“Kami berharap kerja sama dengan Provinsi Sichuan bisa ditingkatkan. Soal industri investasi, kami mempunyai beberapa kawasan potensial,” ucap Herman.
“Kami sudah melakukan deregulasi dan debirokratisasi sehingga layanan perizinan di Jabar akan lebih cepat, sederhana, mudah, dan aman,” katanya.
Budaya dan Pariwisata
Tak cuma itu, sektor lain yang bisa didorong, yakni peningkatan kerja sama di bidang budaya dan pariwisata.
“Provinsi Jawa Barat memiliki kekayaan budaya dan destinasi pariwisata yang luar biasa, salah satu yang terbaik se-Indonesia, seperti halnya Sichuan yang juga punya potensi budaya dan pariwisata yang juga luar biasa,” ucapnya.
Maka kerja sama salah satunya dengan mendorong kunjungan wisata dari Sichuan ke Jabar ataupun sebaliknya, apalagi Jabar mempunyai BIJB Kertajati.
“Maka kami berharap hubungan antara Pemda Provinsi Jabar dan Provinsi Sichuan bukan hanya hubungan diplomasi yang hanya dinaungi Sister Province, tapi juga ada hubungan batin yang kuat sehingga kami yakin akan memberikan manfaat positif untuk kedua belah pihak,” ucap Herman.
Ketua DPRD Jabar, Buky Wibawa juga menyebut pertemuan antara Pemda Provinsi Jabar dan Provinsi Sichuan hari ini bukan hanya hubungan simbolik, tapi jadi fondasi yang kuat untuk mendorong kerja sama kedua belah pihak di berbagai bidang.
Gubernur Provinsi Sichuan Shi Xiaolin berujar, pihaknya siap menyukseskan bidang-bidang yang dikerjasamakan bersama Pemda Provinsi Jabar.
“Seperti transportasi, pendidikan, industri, manufaktur, pariwisata dan lainnya, kita bisa mendorong menyukseskan poin-poin kerja sama yang disepakati,” pungkasnya.***







