HALOJABAR.CO – Lulusan Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Cimahi harus siap menghadapi tantangan kondisi ekonomi nasional, demikian disampaikan Rektor Unjani, Prof. Dr. Agus Subagyo, S.IP., M.Si.
Kondisi ekonomi secara nasional saat ini sedang tidak baik-baik saja. Hal itu ditandai salah satunya dengan badai PHK yang marak terjadi hingga sulitnya mencari lapangan pekerjaan.
Kondisi ekonomi nasional tentunya menjadi tantangan yang harus dihadapi oleh para lulusan perguruan tinggi, termasuk Unjani Cimahi. Hal ini juga yang menjadi perhatian dari Unjani Cimahi yang mewisuda 1.561 lulusannya, Rabu 8 Mei 2025.
Rektor Unjani, Prof. Dr. Agus Subagyo, S.IP., M.Si., mengakui tantangan yang dihadapi para lulusan tidak mudah. Bukan hanya bersaing dengan lulusan dari perguruan tinggi swasta (PTS) tapi juga para lulusan perguruan tinggi negeri (PTN).
“Ini menjadi tantangan kita bersama. Semua PTN dan PTS juga berlomba-lomba menyiapkan SDM melalui berbagai program pendidikan yang mereka miliki,” ucapnya usai mewisuda lulusan Periode I Tahun Akademik 2024-2025 yang mencakup 43 program studi dari 10 fakultas.
Agus berharap lulusan Unjani mampu menjadi agen informasi dan jejaring kerja di tempat mereka bekerja nantinya. Selain menyerap informasi peluang kerja, lulusan diharapkan bisa membantu membuka jalan bagi adik tingkatnya untuk masuk ke dunia kerja.
BACA JUGA: Agus Subagyo Ditunjuk Jadi Rektor Unjani Gantikan Hikmahanto Juwana, Ini Targetnya
“Harapannya akses informasi, akses peluang, sekaligus juga ke depannya bisa menarik para adik-adiknya ini ke dunia kerja, agar supaya semua lulusan di Unjani bisa bekerja,” ucapnya.
Adapun pada proses wisuda kali ini, pihaknya juga memberikan penghargaan khusus kepada lulusan terbaik dari setiap program studi, serta kepada lulusan terbaik tingkat universitas.
Tak hanya itu, Unjani memberikan penghargaan Adiwibawa Kartika bagi mahasiswa yang lulus tepat waktu dengan predikat cumlaude, termasuk yang berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna, yakni 4.0.
“Tidak semua periode ada penghargaan akreditnya Kartika. Karena memang tidak setiap wisuda itu ada mahasiswa yang memperoleh IPK 4.0,” tuturnya.
Menurutnya, proses pembelajaran di Unjani tidak hanya menekankan pada kemampuan akademik (hard skill), tetapi juga pembentukan karakter dan keterampilan non-akademik (soft skill) yang menjadi bekal di dunia kerja.
Disiplin, loyal, dan santun adalah bagian dari slogan Unjani. Dimana tagline Unjani termanifestasikan ke dalam sikap dan perilaku, dengan harapan ketika mereka terjun ke dunia kerja, dunia industri, dan dunia usaha, mereka bisa disiplin, loyal, dan santun, sehingga disenangi oleh lingkungannya, baik atasan maupun bawahan.







