Milad Ke-8 Kasih Palestina, Momentum Perkuat Solidaritas untuk Palestina

Direktur Kasih Palestina, Nandang Cahya (kanan) menyerahkan cendera mata kepada aktor dan komika, Abdur Arsyad di acara Milad ke-8 Kasih Palestina di Hotel Luminor, Kota Bandung, Sabtu, 29 November 2025.

“Jadi menurut saya program aksi penting, turun ke jalan untuk sama-sama membangun semangat penting, tapi bikin acara kayak gini juga penting,” kata Abdur Arsyad.

“Jadi masing-masing punya porsinya masing-masing, masing-masing punya targetnya juga masing-masing. Jadi menurut saya selama itu bisa berjalan bareng gak apa-apa gitu.”

BACA JUGA: Dukung Pemulihan Gaza Pascagencatan Senjata, Kasih Palestina Luncurkan Program ‘Kasih Pangan’

“Jadi kayak saya lihat acara yang kayak gini dibikin sama lembaga kemanusiaan, sebenarnya rata-rata juga pada bikin begini sih,” jelasnya.

Ilmu dari Indonesia untuk Bangun Palestina

Sementara itu, mahasiswa asal Palestina, Shaker Abu Shukor mengungkapkan, harapannya kelak bisa memanfaatkan ilmu yang didapatkan selama kuliah di Indonesia untuk ikut membangun kembali Palestina yang hancur karena agresi Israel.

Shaker saat ini, sedang menempuh pendidikan doktor atau S3 di Fakultas Teknik Sipil Institut Teknologi Bandung (ITB). Dia bersama puluhan mahasiswa Palestina lainnya di Indonesia, sedang merajut impian untuk membangun Palestina yang merdeka dan besar lewat ilmu yang mereka gali selama di Indonesia.

“Walaupun saya berada di Indonesia, pastinya sangat sedih dan menyakitkan melihat apa yang terjadi di Palestina. Saya harap ilmu yang saya dapatkan selama kuliah di Indonesia bisa bermanfaat ketika nanti kembali ke Palestina,” kata Shaker.

Kasih Palestina sendiri rencananya akan terus membantu para pemuda Palestina yang ingin melanjutkan kuliah melalui program beasiswa. Selain itu, pada 11 Desember 2025 mendatang, Kasih Palestina akan mengirim bantuan kemanusiaan melalui jalur perbatasan di Mesir.

“Insyaallah nanti (tahun depan) kita akan bawa dua orang untuk kuliah di sini (Bandung),” kata Nandang.

Lebih lanjut Nandang mengatakan, komitmen Kasih Palestina untuk terus menyalurkan bantuan kemanusiaan, termasuk pendidikan merupakan bukti sebagai lembaga yang selalu menjaga amanah dari masyarakat.

Sebagai bentuk transparansi, Kasih Palestina selalu melakukan audit keuangan. Bahkan, pada 2024, Kasih Palestina kembali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).***