Pemkab Bandung Barat Raih UHC Awards 2026 Usai Berhasil Mengcover 99 Persen JKN Warga

Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail menerima penghargaan UHC secara langsung yang diserahkan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar dalam acara yang diselenggarakan BPJS Kesehatan di Jakarta. Foto/Istimewa

HALOJABAR.CO – Pemkab Bandung Barat meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards dari pemerintah pusat.

Yakni setelah berhasil mencatatkan capaian kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) hingga 99,24 persen atau sebanyak 1.915.827 jiwa penduduk pada akhir Desember 2025.

Penghargaan diserahkan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin), dalam acara yang diselenggarakan BPJS Kesehatan di Jakarta.

Capaian Unggul, Lebih Tinggi Dari Target Nasional Saat Ini

Kepesertaan JKN di Bandung Barat melampaui batasan minimal UHC yang ditetapkan yaitu 95% penduduk. Pada tahun 2026, sebanyak 31 provinsi dan 397 kabupaten/kota berhasil memenuhi standar tersebut, dengan mendaftarkan masyarakatnya ke segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) Pemda.

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, yang menerima penghargaan secara langsung, menyatakan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja panjang yang menunjukkan prioritas Pemda pada kebutuhan kesehatan rakyat.

“Penghargaan ini bukti bahwa kami berkomitmen memberikan kemudahan akses layanan kesehatan, dan InsyaAllah akan terus diperjuangkan serta dipertahankan di tahun-tahun mendatang,” ucapnya.

Kolaborasi yang Kuat Dorong Sukses Program

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Cimahi, Cecep Heri Suhendar, mengapresiasi konsistensi dukungan Pemda Bandung Barat terhadap implementasi JKN. “Kerja keras seluruh pihak membuat capaian ini tercapai. Ke depan, kami akan terus berkoordinasi untuk menjaga pemerataan kesejahteraan kesehatan yang dirasakan nyata masyarakat,” katanya.

JKN Sebagai Tonggak Kesejahteraan Bangsa

Dalam sambutannya, Cak Imin menekankan bahwa JKN telah menjadi landasan penting layanan kesehatan nasional, yang tidak hanya mencegah masyarakat jatuh miskin karena sakit tetapi juga memenuhi amanat UUD 1945.

Pemerintah menetapkan target memperluas kepesertaan JKN hingga 99% penduduk pada tahun 2029, dengan menekankan tanggung jawab bersama pemerintah daerah untuk menjaga keberlanjutan program.

“Tidak boleh ada daerah yang peserta JKN-nya menurun. Selain memperluas cakupan, kita juga harus tingkatkan kualitas layanan agar manfaatnya dirasakan optimal,” tegas Cak Imin.

Penghargaan UHC Awards diharapkan dapat memotivasi daerah lain untuk segera mencapai target UHC, demi terwujudnya Indonesia yang lebih sehat dan sejahtera.

Kota Cimahi kembali bersinar di pentas nasional setelah meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards Kategori Pratama dari pemerintah pusat dan BPJS Kesehatan.