Apabila ada sisa makanan yang tak termakan, siswa memasukkan ke dalam lobang lodong sesa dapur (loseda).
Untuk sampah anorganik dimasukkan ke satu tempat sampah besar, kemudian dijual ke pengepul. Ada juga yang didaur ulang menjadi barang bermanfaat, seperti galon air minum diubah menjadi pot dan kertas dibuat bola.
Sementara itu sampah residu dibawa pulang ke rumah oleh siswa maupun guru. Beberapa sampah residu, seperti kemasan makanan dari plastik dijadikan ecobricks.
Warga sekolah juga memisahkan sampah B3 (bahan berbahaya beracun) untuk dimasukkan ke dalam boks khusus.***







