HALOJABAR.CO – Harga minyak goreng bersubsidi atau MinyaKita di pasar tradisional yang ada di Kabupaten Bandung Barat (KBB) terpantau melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp 15.700 per liter.
Berdasarkan pantauan, harga minyak goreng bersubsidi MinyaKita di sejumlah pasar tradisional di KBB melebihi HET dan sudah terjadi sejak awal tahun hingga menjelang puasa kali ini.
Seperti terpantauan di Pasar Tagog Padalarang, dimana minyak goreng subsidi itu dibanderol Rp17.000-Rp18.000 per liter. Kondisi itu ditengarai karena momen akan menjelang bulan Ramadhan 1446 H.
Salah seorang pedagang Koswara (69) menyebutkan sudah hampir dua bulan harga MinyaKita melambung tinggi melebihi harga eceran tertinggi. Dimulai dari bulan Januari hingga awal Februari sekarang.
“Sejak Januari harganya terus naik, sebelumnya Rp16.000 per liter sekarang tembus Rp17.000 per liter,” sebutnya, Sabtu 8 Februari 2025.
Pedagang lainnya, Enung (50) mengaku kesulitan mendapatkan pasokan MinyaKita dari biasanya. Meskipun ada, harganya jauh lebih mahal dari HET yang ditentukan pemerintah.
BACA JUGA: Pemkab Bandung Rumuskan Strategi untuk Perbaiki Distribusi Gas LPG 3 Kg
Oleh karena itu, para pedagang sembako baik di pasar maupun toko kelontong terpaksa harus mengikuti harga yang disesuaikan dari agen.
“Dari agen harganya sudah naik, jadi kita juga naikin harganya, tapi paling ngambil untung dikit, supaya tidak memberatkan konsumen,” ucapnya.
Menurutnya, salah satu penyebab mahalnya harga MinyaKita karena menggunakan aturan sistem kawin dengan minyak goreng lain. Yakni membeli MinyaKita dan juga minyak goreng kemasan lainnya.
“Beli MinyaKita, juga harus beli minyak goreng kemasan lain. Jadi enggak bisa full beli Minyakita,” terangnya.
Sementara itu salah seorang konsumen, Nurlia (34) mengaku kecewa dengan kenaikan harga minyak subsidi itu. Bagi dia kenaikan harga MinyaKita sama dengan menambah beban keluarganya.
“Harga naik, sekarang semakin mahal minyaknya, padahal setiap hari berjualan gorengan seperti sosis, cireng isi, dan bala-bala. Sehari saya beli minyak goreng 2 liter,” imbuhnya.***







