Yayasan Amal Mulia Konsisten Tebar Kebaikan lewat Aksi Kemanusiaan, Jangkau Wilayah 3T hingga Palestina dan Sudan

Siap hadirkan lebih banyak kebaikan di pelosok negeri dan dunia

Yayasan Harapan Amal Mulia
Bantuan dari Yayasan Harapan Amal Mulia untuk para pengungsi korban bencana Sumatra.

HALOJABAR.CO – Sepanjang tahun 2025, Yayasan Harapan Amal Mulia menyalurkan bantuan kepada 139.089 penerima manfaat di dalam maupun luar negeri.

Yayasan Harapan Amal Mulia siap melangkah lebih besar di tahun 2026 dengan menghadirkan banyak kebaikan, yang terbukti dan berdampak nyata untuk pelosok negeri dan dunia.

Direktur Yayasan Harapan Amal Mulia, Agis Muhsin menegaskan, komitmen Yayasan Harapan Amal Mulia sebagai lembaga filantropi Islam yang memberikan dampak nyata dan luas bagi masyarakat Indonesia dan luar negeri.

“Alhamdulillah, sepanjang tahun 2025, Amal Mulia telah mencatatkan kontribusi signifikan melalui ratusan aksi kemanusiaan yang menyasar isu-isu strategis nasional,” kata Agis Muhsin.

“Mulai dari kebencanaan, penanggulangan kemiskinan ekstrem, hingga penguatan sarana ibadah dan pemberdayaan masyarakat di wilayah pelosok,” jelasnya seperti dikutip dari keterangan pers pada Senin, 26 Januari 2026.

Selain di dalam negeri, Amal Mulia, juga aktif melakukan aksi kemanusiaan di luar negeri seperti di Palestina dan Sudan.

Aksi kemanusiaan Amal Mulia, kata Agis, tidak terlepas dari empat pilar utama program, yaitu Amal Syiar Islam, Harapan Anak Indonesia, Harapan Kemandirian Insani, dan Amal Mulia Peduli.

BACA JUGA: Kasih Palestina Kirim Ribuan Paket Bantuan ke Wilayah Bencana Sumatera dan Rakyat Palestina

Terkait program Pilar Amal Syiar Islam, Amal Mulia telah membangun 14 masjid baru dari nol, mendukung 7 masjid melalui renovasi ringan, serta membangun 10 fasilitas air bersih untuk menunjang kesehatan dan aktivitas ibadah masyarakat.

Direktur Yayasan Harapan Amal Mulia, Agis Muhsin (tengah) bersama tim melepas truk bantuan kemanusiaan ke Gaza dari perbatasan Mesir.

Sebagian berada di wilayah 3T atau kawasan Tertinggal, Terdepan, dan Terluar di Indonesia yang memiliki kualitas pembangunan rendah, infrastruktur minim, serta aksesibilitas sulit.

Beberapa masjid yang dibangun Amal Mulia adalah Masjid Nur Rahman (Nusa Tenggara Timur), Masjid Riyadhul Hilm (Jambi), Masjid Riyadul Falah (Jawa Barat), Masjid At-Taqwa (Jawa Barat), Masjid Al-Amin (Sulawesi Utara).

Kemudian, Masjid Darussalam (Sulawesi Utara), Masjid Ar-Rahmah (Sulawesi Utara), Masjid Al-Jihad (Jawa Barat), Masjid Nurul Yaqin (Riau), Masjid Baitul Ibadah (Aceh), Masjid Al-Mujahidin (Nusa Tenggara Timur), Masjid Al-Hasanah (Jawa Barat), dan Masjid Ar-Rosi (Sulawesi Utara).

“Kami juga membangun Masjid Darurat di Gaza, Palestina pasca gencatan senjata kemarin,” tambah Agis.