Ketua DPRD Kota Bekasi Tinjau Teknologi PSEL Wangneng di China, Optimistis Proyek Bantargebang Segera Dimulai

Sardi melihat ruang kendali (control room) yang dilengkapi dashboard digital untuk memantau seluruh proses operasional pembangkit.

“Semua proses dikendalikan dengan teknologi, mulai dari penerimaan sampah, pembakaran, pengendalian emisi, hingga produksi listrik. Karena itu kami ingin semua pihak melihat langsung agar memahami bahwa teknologi ini telah diterapkan di berbagai negara dengan standar operasional yang ketat,” ujarnya.

Wangneng Environment merupakan perusahaan asal China yang bergerak di bidang pengolahan sampah menjadi energi (waste-to-energy). Perusahaan ini mengoperasikan berbagai fasilitas PSEL dengan teknologi insinerasi modern yang memanfaatkan panas hasil pembakaran sampah untuk menghasilkan uap dan menggerakkan turbin pembangkit listrik.

Selain berorientasi pada produksi energi, sistem yang diterapkan juga dilengkapi pengendalian emisi serta pengolahan residu sehingga volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir dapat berkurang secara signifikan.

Melalui pembangunan PSEL Bantargebang, Pemerintah Kota Bekasi berharap persoalan sampah dapat ditangani secara lebih berkelanjutan. Selain mengurangi ketergantungan pada sistem landfill, proyek ini juga diharapkan mampu menghasilkan pasokan listrik, menekan emisi gas rumah kaca, dan menjadi salah satu solusi jangka panjang dalam pengelolaan sampah perkotaan.