HALOJABAR – Goethe-Institut Bandung kembali menggelar Seriale Indonesia, festival serial internasional yang menjadi wadah pengembangan cerita untuk format televisi, web, hingga platform streaming.
Menyambung kesuksesan edisi perdananya, Seriale Indonesia 2026 berlangsung pada 23-26 Juli 2026 di Goethe-Institut Bandung. Tahun ini, festival hadir dengan deretan program yang lebih kaya guna mempertemukan para kreator lokal dengan sineas global.
Sebagai sister festival dari die Seriale di Jerman, ajang ini menjadi ruang strategis untuk unjuk karya, bertukar gagasan, hingga membangun jaringan internasional.
Pada tahun ini, Goethe-Institut turut menggandeng Kedutaan Besar Spanyol serta mitra lokal seperti Bandung Film Commission, Bahasinema, dan sejumlah perguruan tinggi ternama di Bandung.
Ada total 29 serial yang dinominasikan, mencakup beragam genre mulai dari drama, dokumenter, horor, hingga serial anak.
Nominasi ini berasal dari Indonesia, Jerman, dan berbagai negara lain, sehingga mencerminkan keragaman gaya bercerita dan perspektif budaya.
Karya terbaik dari Indonesia akan dipresentasikan bersama karya-karya terbaik lain dari berbagai negara dalam program die Seriale di Jerman. Sehingga membuka peluang lebih luas bagi serial Indonesia untuk dikenal di tingkat global.
Direktur Goethe-Institut Bandung, Matthias Ventker, mengungkapkan bahwa festival tahun ini menyajikan ragam serial dari Indonesia, Jerman, Spanyol, hingga berbagai negara lain. Genre yang diusung pun sangat bervariasi, mulai dari horor hingga tayangan ramah anak.
Matthias menekankan, fokus utama Seriale Indonesia tak sekadar menjadi panggung pemutaran karya. Lebih dari itu, festival ini dirancang sebagai jembatan untuk membangun koneksi dan jejaring antar-kreator lintas negara.
Festival tahun ini menunjukkan bahwa serial luar biasa dapat lahir dari mana saja ketika kreativitas, keberanian, dan semangat berpadu.
“Kami sangat senang bahwa para kreator dari Best Indonesian Series tahun ini akan berangkat ke Jerman pada 2027 untuk mempresentasikan karya mereka di festival die Seriale. Bertemu dengan sesama pembuat film dari seluruh dunia, dan menjadi bagian dari komunitas kreatif internasional,,” kata Matthias.
“Namun, kami tidak hanya merayakan para pemenang penghargaan, melainkan juga setiap pembuat film, mahasiswa, mitra, dan tamu yang membantu menjadikan Seriale Indonesia 2026 sebagai tempat pertemuan yang penuh inspirasi. Kami sudah menantikan untuk melanjutkan perjalanan ini bersama tahun depan,” jelasnya






