Tuntaskan Transformasi Teknologi, Nasabah BSI Capai Rekor Tertinggi

Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo (tengah), Wakil Direktur Utama Bob T Ananta (dua dari kiri), Direktur Finance & Strategy Ade Cahyo Nugroho (dua dari kanan), Direktur Risk Management Grandhis H.Harumansyah (kiri) dan Direktur Retail Banking Kemas Erwan Husainy (paling kanan) pada paparan kinerja perseroan triwulan II/2026 di Kantor Pusat BSI Jakarta (21/8).(ist)

Diversifikasi sumber pendapatan juga semakin kuat. Fee Based Income meningkat 38,15% menjadi Rp4,1 triliun, didorong makin melesatnya ekonsistem bisnis BSI termasuk bisnis emas serta transaksi digital. Secara keseluruhan, total aset BSI mencapai Rp464,5 triliun, tumbuh 16% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

*Teknologi Menjadi Fondasi Pertumbuhan Berikutnya*
Anggoro menegaskan bahwa peningkatan jumlah nasabah bukanlah tujuan akhir, melainkan awal dari peluang pertumbuhan bisnis yang lebih besar.

“Dengan fondasi teknologi yang semakin kuat, kapasitas sistem yang semakin andal, dan basis nasabah yang terus bertambah, kami memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan pendalaman hubungan dengan nasabah melalui berbagai solusi keuangan syariah. Ke depan, fokus kami bukan hanya menambah jumlah nasabah, tetapi meningkatkan nilai yang dapat kami berikan kepada setiap nasabah melalui layanan digital yang semakin relevan, mudah, dan terintegrasi”.